Menurut Kantor Berita ABNA, Khatib Shalat Jumat Tehran, Hujjatul Islam Kazem Seddiqi dalam khutbahnya Jum'at (31/5) mengatakan, rakyat Iran melalui partisipasi luasnya dalam pemilu presiden akan menggagalkan konspirasi musuh terhadap Republik Islam.
Hujjatul Islam Seddiqi menilai partisipasi maksimal rakyat Iran dalam pemilu ini memiliki sebuah pesan agama yang bersumber dari luapan perasaan hangat masyarakat.
"Rakyat Iran akan menciptakan epik lain dan menghadirkan sebuah kemuliaan untuk Republik Islam," ujarnya.
Hujjatul Islam Seddiqi menambahkan, penyelenggaraan pemilu presiden dan dewan kota pada 14 Juni 2013 merupakan sebuah kemenangan bagi Republik Islam Iran.
Seraya menjelaskan bahwa pemilu ini dapat menjadi awal sejumlah kemenangan bagi Republik Islam, Hujjatul Islam Seddiqi menuturkan, rakyat Iran telah mempertontonkan kepahlawanan, kemuliaan dan persatuan di hadapan musuh selama puluhan tahun, meskipun mereka memiliki selera yang berbeda.
"Kali ini, mereka juga akan mempertontonkan hal serupa," tegasnya.
Berbicara tentang haul Imam Khomeini ra pada 4 Juni ini, Hujjatul Islam Seddiqi mengatakan, Imam Khomeini ra percaya pada suara rakyat dan mengetahui bahwa rakyat Iran tidak akan memberikan suara yang menyalahi agama dan ideologi serta tidak akan mendukung orang-orang fasik.
"Imam Khomeini ra telah mematahkan mitos adidaya tak terkalahkan dan perang melawan arogansi merupakan bagian dari karakteristik beliau. Imam Khomeini ra bangkit melawan arogansi dengan penuh kekuatan," jelasnya.